Tutorial Video Editing

4 April 2009

Conversi file Corel Draw ke Photoshop

File photoshop sangat diperlukan dalam premiere maupun after effect sebagai file resource, namun yang perlu diingat, photosop bukanlah program olah grafis, melainkan program photo editor, sepengetahuan penulis progam olah grafis keluaran Adobe yaitu ilustrator, namun disini saya tidak membahas ilustrator lebih dalam, namun saya akan membahas bagaimana mengkonversi file olahan coreldraw (saya memakai coreldraw X3) menjadi sebuah file Photoshop berikut layer-layernya yang sangat penting keberadaannya dalam motion graphic. Berikut ini tutorialnya :

1. Buatlah bidang kerja 720 x 576 untuk DVD/Broadscast atau 352 x 288 untuk VCD di coreldraw dengan cara pada menu bar layout page setup (gambar dibawah) perhatikan lingkaran merah, klik panah bawah ubah ukuran menjadi pixel, resolution 300 DPI


2. Munculkan window object manager seperti gambar dibawah dengan cara pada menu bar tools - object manager


3. Yang perlu diperhatikan disini adalah object manager hanya menyediakan 1 buah layer, asumsinya begini, setiap object harus diwakili oleh satu buah layer, jadi apabila kita mempunyai 3 object maka layernya juga harus 3, tempatkan masing-masing object dalam 1 layer dan rename dengan mengklik kanan layer tsb di windows (cara menambah layer adalah dengan mengklik lingkaran merah pada gambar diatas).

4. setelah selesai, export project dengan cara file - export beri nama file lalu pada save as type PSD-Adobe Photoshop- export, centang semua yang ada dilingkaran merah gambar dibawah


5. Lalu buka program photoshop, open file yang kita buat tadi, lalu pada menu bar image - canvas size, ubah ukuran menjadi seperti parameter dibawah pada lingkaran merah dengan ukuran pixel, sesuaikan dengan bidang kerja DVD/Broadcast atau VCD


6. Lalu save kembali dengan cara pada menu bar file - save

7. Tutup program photoshop, lalu coba import hasilnya di After Effect atau premiere, anda akan mempunyai beberapa buah layer dalam satu bidang kerja photoshop, untuk after effect import pilih choose layer

Demikian, selamat mencoba


Bagi anda yang memanfaatkan atau mengcopy artikel disini wajib meninggalkan comment atau sekedar ucapan numpang copy artikel ..... di BUKU TAMU atau KOTAK KOMENTAR, bagi anda yang tidak memiliki website/blog isi dengan profil anonim di Kotak Komentar (sertakan nama diakhir komentar) atau di buku tamu dengan mengosongkan kolom website/url-nya, nama wajib diisi, Bantulah penulis untuk mengetahui artikel dengan topik apa yang paling populer disini, terima kasih telah berkunjung

3 komentar:

Tomi mengatakan...

Ok.. nice info

salam kenal juga Mas :)

wafie mengatakan...

terima kasih kunjungannya

kecoak-net mengatakan...

waauu...mantap mas..
jarang-jarang yang bahas ginian..

thanks mas..

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3