3 April 2009

Alasan Saya Memakai Adobe Premiere Pro (AAP)

Untuk para pemula mungkin AAP merupakan program yang rumit, saya pun mengalaminya pada saat saya mempelajari program ini untuk pertama kali, karena interface yang ditawarkan terutama video effect dan transisi tidak memiliki thumbnail, berbeda dengan program editing yang lain yang memiliki thumbnail, sehingga sangat memudahkan kita dalam proses editing.


AAE juga merupakan program yang agak berat, namun dengan dukungan komputer yang relatif terjangkau saat ini saya rasa masalah ini bisa dipecahkan, hal ini juga karena banyaknya menu yang ditawarkan oleh AAP, minimal posesor dual core, VGA 128 add on, Hard disk 80 G dan RAM 2 G sudah sangat baik dalam mempreview project, Kelemahan yang lain adalah masalah capture video yang harus melalui format DV AVI dulu sehingga kita perlu hard disk yang relatif besar, Namun sekali lagi saat ini dukungan spesifikasi komputer yang baik sekarang ini sudah sangat terjangkau.

Namun yang perlu saya tegaskan bagi anda yang perlu dukungan motion graphic dalam video editing adalah tentang sinkronisasi program antara Adobe Premiere, Photoshop dan After effect yang sangat terintegrasi penuh. Terutama program photoshop, Hasil olahan photoshop yang berupa layer bisa langsung diintegrasikan di premiere, jadi kita hanya membutuhkan satu
file olahan diphotoshop lalu di import di AAP sebagai beberapa buah layer, disini keberadaan layer sangat penting artinya, semisal kita membuat bidang gambar dengan ukuran 352 x 288 dan produksi di premiere 720x576, disini layer sangat membantu dalam mengisi area yang kosong tersebut, tentuanya Bidang kerja di photosop sudah disesuaikan terlebih dahulu menjadi 720x576, ini berkaitan apabila kita ingin menerapkan effect pada gambar yang bersangkutan, gambar tidak memenuhi layar namun layer yang bertugas mengisi ruang kosong tersebut apabila kita ingin menerapkan effect. semisal effect shinenya trapcode sehingga sinar bisa memenuhi layar, tidak nampak terpotong. Bisa saja kita mengekspor dengan format portabel yang memiliki background transparan seperti PNG, TIFF, TGA dan lain2 agar bisa diimport
diprogram editing selain premiere namun akan sangat merepotkan apabila file terdiri dari beberapa buah gambar sehingga harus diekspor satu-satu, kelemahan lainnya lagi effect tidak bisa memenuhi layar sehingga nampak terpotong. Inilah alasan utama saya memakai Adobe Premiere Pro.

Kelebihan lainnya lagi adalah tentang dukungan Plug in third party, seperti kita ketahui bersama, produk - produk keluaran adobe sudah sangat terkenal sehingga vendor atau pengembang pihak ketiga selalu memasukkan adobe sebagai salah satu tujuan utama pembuatan plug in. Trapcode, burger Dll.

Jadi, sangat saya sarankan bagi anda yang terjun kedunia motion graphic dan video editing minimal harus menguasai sofware ini, walaupun sedikit rumit diawal, namun apabila sudah terbiasa dengan interfacenya saya rasa akan userfriendly juga

Bagi anda yang memanfaatkan atau mengcopy artikel disini wajib meninggalkan comment atau sekedar ucapan numpang copy artikel ..... di BUKU TAMU atau KOTAK KOMENTAR, bagi anda yang tidak memiliki website/blog isi dengan profil anonim di Kotak Komentar (sertakan nama diakhir komentar) atau di buku tamu dengan mengosongkan kolom website/url-nya, nama wajib diisi, Bantulah penulis untuk mengetahui artikel dengan topik apa yang paling populer disini, terima kasih telah berkunjung

9 komentar :

  1. wah mas kayaknya ahli dalam desain nih, kebetulan saya mau nanya gimana caranya letakkin gambar di awal postingan, jadi gambarnya nyatu dan bersebelahan kayak yang mas nih. Maklum mas saya pemula, mohon bantuannya. makasih

    BalasHapus
  2. ada pilihannya waktu posting pas tambah gambar di windows tambah gambar, centang bagian pilih tata letak kiri

    BalasHapus
  3. makasih mas, udah saya coba. Aduh jadi malu, hal sepele aja gak tau

    BalasHapus
  4. biasalah, kadang hal kecil suka terlewatkan

    BalasHapus
  5. tricks2 yang menarik

    BalasHapus
  6. mantebb om....kekna perlu belajar editing lagi neh..
    maklum om ane buta neh soal adobe premier ..
    heheheheh
    tengkyu om ..

    BalasHapus
  7. untuk belajar saya lebih milih aap drpd vegas ... tutorial bhs indo banyak, lagipula compuetr skrg speknya udah ngga bikin error.

    BalasHapus
  8. bagaimana dengan pinacle, bagus mana sama adobe premier? terutama kualitas rendering videonya

    BalasHapus
  9. Premiere memang Oke ... info aja Waspada penipuan oknum sutradara http://www.mindaart.pro/lowongan-menjadi-artis-penipuan-ardian-ganestra/

    BalasHapus